Akankah Chelsea menuntaskan pekerjaannya?

7-chelsea

Bisakah Chelsea berpesta setelah menghadapi Palace?

Favorit juara Chelsea bisa memastikan gelar Liga Primer dengan kemenangan atas Crystal Palace hari Minggu besok saat mereka memastikan keunggulan 13 angka dari rival terdekat mereka Arsenal.

Dengan kerja keras yang sepertinya sudah dilakukan setelah hasil positif menghadapi Manchester United dan the Gunners, akankah Jose Mourinho melepaskan remnya dan mengijinkan timnya menyerang dengan cepat seperti awal musim ini? Jika ya, fans tuan rumah siap berpesta. Palace juga harus mengindahkan ancaman Hazard.

Aguero kandidat peraih sepatu emas? (Tottenham vs Manchester City)

Sergio Aguero telah mencetak sembilan gol dalam enam penampilan Liga Primer menghadapi Spurs dan mengemas 21 gol musim ini meski perjalananya ditimpa cidera.

Pencetak gol terbanyak Liga Primer ini saat ini unggul satu gol saja di depan Harry Kane dalam perebutan Sepatu Emas dan dua gol unggul di depan Diego Costa. Satu atau dua gol di White Hart Lane pasti akan menjadikan keunggulannya sebagai sesuatu yang tidak bisa dikejar.

7-united

AKankah Manchester United kembali pada jalur kemenangan?

United tidak hanya kehilangan dua pertandingan terakhirnya, tetapi mereka juga gagal mencetak gol di kedua pertandingan itu. Perlu dicatat jika mereka belum pernah gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun sejak Agustus 2007. West Brom adalah tim tamu di Old Trafford dan tim asuhan Tony Pulis ini telah mencatatkan enam clean sheets dalam 11 pertandingan Liga Primer terakhir mereka.

Mereka bisa jadi musuh tangguh untuk dibobol ketika United berusaha mencapai kualifikasi Liga Champions.

Bisakah Arsenal kembali ganas?

Arsenal telah memenangkan empat pertandingan tandang Liga Primer mereka dengan margin satu gold an saat ini ada dalam perjalanan 13 pertandingan tak terkalahkan di liga.

Meski dianggap sebagai sebuah tim yang punya lini tengah yang lembek, tim asuhan Arsene Wenger sesungguhnya sangat bisa diandalkan untuk menaklukan tim papan bawah di Liga Primer, seperti dibuktikan oleh fakta jika mereka baru kehilangan dua pertandingan menghadapi tim 10 besar terbawah dalam tiga musim terakhir.

 

Share Button

Ancelotti inginkan Chicharito jadi anggota skuad yang “tidak tergantikan”

7-hernandez

Penyerang Meksiko ini terus menanjak bagi Real Madrid jelang akhir musim ini.

Carlo Ancelotti mengungkapkan bahwa kemampuan mencetak gol Javier Hernandez bisa membuatnya jadi anggota tim utama di Real Madrid dengan segera.

Dengan Gareth Bale dan Karim Benzema yang cidera, pelatih Italia ini mengubah gaya permainan jadi formasi 4-4-2 untuk bisa memainkan pemain Meksiko ini bersebelahan dengan Cristiano Ronaldi di lini depan, sebuah keputusan yang telah dibayar dengan baik dalam beberapa pertandingan terbaru.

Dua gol dari Chicharito membantu tim ibu kota ini menang 4-2 atas Celta Vigo hari Minggu lalu, setelah gol terakhirnya dan juga gol penentu menghadapi rival sekota Atletico Madrid dalam perempat final Liga Champions tengah pekan sebelumnya.

Ancelotti menantang penyerang pinjaman Manchester United ini untuk menjaga penampilan suburnya, memberi petunjuk jika dia bisa saja mempertahankan posisinya bahkan ketika Bale dan Benzema kembali pulih.

“Jika Chicharito [terus bermain] seperti ini, dia tentu akan jadi pemain yang “tidak tergantikan” seperti Cristiano [Ronaldo], [Karim] Benzema, James [Rodriguez], Gareth [Bale], [Sergio] Ramos, Isco, [Raphael] Varane dan Pepe,” ungkap Ancelotti kepada reporter.

“Saya punya seluruh skuad yang tak tergantikan tetapi saya hanya bisa memainkan 11 pemain dalam satu waktu. Sementara pemain yang lainnya harus duduk di bangku cadangan.

“Tim ini sangat hidup, punya sikap yang baik dan menunjukkannya di atas lapangan. Chicharito tengah menikmati masanya [di atas lapangan] dan dia bermain dengan sangat baik.

Madrid mengurangi defisit La Liga mereka dengan pemuncak klasemen Barcelona menjadi dua angka, sementara gol tengah pekan Hernandez saat menghadapi Atletico juga memastikan satu tempat di semi final Liga Champions saat juara bertahan ini akan bertemu dengan Juventus.

Meski penampilan apiknya di La Liga, Hernandez kemungkinan besar tidak akan dimasukan ke dalam skuad Meksiko menghadapi Copa America 2015 tanggal 11 Juni nanti. Hal itu terjadi lantaran padatnya jadwal. Ketika dia dipastikan tidak dibawa ke Cile, pelatih Meksiko memberi isyarat jika Chicharito sengaja dipersiapkan untuk turnamen besar lainnya yaitu Gold Cup yang dilaksakanan empat hari setelah Copa America usai.

Share Button

Laurent Koscielny cidera yang mempengaruhi Arsenal

7-koscielny

Arsenal dilanda oleh banyak cidera musim ini, dengan sejumlah para pemain tim utama terpaksa dibangkucadangkan untuk waktu yang lama.

Saat Natal tiba, Arsenal baru memenangkan tujuh pertandingan liga, dibandingkan 11 di tahap yang sama musim lalu dan, seperti yang dilaporkan oleh reporter Guardian David Hytner:

“Arsene Wenger menolak tuduhan bahwa Arsenal melorot dalam Liga Primer musim ini, berpendapat bahwa masalah cidera berkepanjangan klub terlalu banyak.”

“Arsenal memiliki jumlah 36 angka sama dengan pemuncak klasemen Liverpool saat Natal musim sebelumnya – di musim ini mereka ada di peringkat 6 dengan 27 angka, 15 angka di belakang Chelsea di puncak klasemen.”

Dampak dari cidera ini tidak bisa disangkal, dengan pemain kunci seperti Olivier Giroud, Theo Walcott, Jack Wilshere, Aaron Ramsey dan Mesut Ozil semuanya absen di banyak waktu musim ini.

Akan tetapi, lini belakang Arsenal yang mengalami penderitaan paling besar di awal musim 2014/15.

Gagal menggantikan Thomas Vermaelen musim sebelumnya dan dengan bek kiri Mathieu Debuchy yang menderita cidera panjang setelah hanya empat pertandingan, Arsenal kehilangan salah satu bek sejatinya dalam diri Laurent Koscielny setelah hanya tujuh pertandingan.

Wenger terpaksa membangun lini bertahan campuran pada sejumlah pertandingan – memainkan bek tengah Nacho Monreal dan Calum Chambers di bek tengah, dengan Per Mertesacker satu-satunya pilihan utama yang tersedia.

The Gunners meraih lima hasil imbang dari delapan pertandingan pertama mereka (dua dari pertandingan imbang itu mereka sudah unggul terlebih dahulu) dan kehilangan pertandingan saat mereka bermain menghadapi Swansea City, Stoke City dan Southampton.

Jika arsenal punya lini belakang yang kuat dengan memainkan Koscielny yang fit, mereka tentu akan menekan Chelsea dengan lebih lagi dari keadaan mereka sekarang.

Dengan lini belakang yang sudah mulai stabil, Arsenal berhasil meraih 33 angka di tahun 2015 ini dan merupakan pesaing paling terdekat yang masih bisa mengejar selisih angka dengan Chelsea di peringkat pertama. Pertemuan mereka minggu ini akan terbukti jadi pertandingan penentu siapakah tim terbaik yang layak mendapatkan gelar Liga Primer.

Share Button

Sejarah comeback luar biasa Liga Champions

12-chelsea

Barcelona vs Chelsea, 1999-00, perempat final

Chelsea berhasil mencatatkan beberapa comeback leg kedua yang bersejarah di Eropa, tetapi di tahap perempat final 1999-00, mereka mendapatkan akhir dari keberuntungan mereka.

Pada 5 April 2000, the Blues sebelum datangnya Abramovich berhasil unggul 3-0 atas raksasa Eropa Barcleona di Stamford Bridge sebelum Luis Figo mencuri satu gol hiburan bagi tim tamu.

Chelsea hanya perlu mempertahankan keunggulan dua gol mereka di Camp Nou dua minggu kemudian, dan Tore Andre Flo berhasil menjaringkan satu gol, tetapi gol-gol dari Dani Garcia, Rivaldo dan Luis Figo membawa pertandingan ke babak ekstra time.

Di babak terakhir tersebut, Rivaldo dan Patrick Kluivert mencetak gol untuk memberikan kemenangan 5-1 hari itu dan kemenangan 6-4 secara agregat.

12-barca-milan

Barcelona vs Milan, 2012-13, babak 16 besar

Gol dari Kevin Prince Boateng dan Sulley Muntari memberi keunggulan 2-0 bagi Milan atas Barcelona dalam pertemuan babak 16 besar mereka di musim 2012-13.

The Rossoneri berkunjung ke Camp Nou aman mengetahui bahwa tidak ada tim yang berhasil mengatasi defisit dua gol di leg pertama tanpa keuntungan satu gol tandang. Tetapi lagi-lagi, tidak ada tim yang bisa menghentikan Leo Messi dalam hal penampilan yang memungkinkan Blaugrana menyamakan agregat tersebut saat turun minum di leg kedua.

Gol tambahan dari Jordi Alba dan David Villa memberikan kemenangan 4-0 bagi Barca dan keyakinan jika mereka bisa pergi kemana pun mereka mau. Tetapi mereka dengan cepat dihabisi ketika Bayern Munich mengalahkan mereka 7-0 dalam agregat di semi final.

Champs League SF Gary Neville

Juventus vs Manchester United, 1998-99, semi final

Manchester United menorehkan comeback bersejarah dalam sejarah Liga Eropa dengan kemenangan final Liga Champions di detik-detik akhir tahun 1999, tetapi Setan Merah juga harus mengatasi defisit yang mereka hadapi di semi final.

United kewalahan di leg pertama di Old Trafford ketika Ryan Giggs mencatat gol penyama kedudukan di menit 93 untuk membatalkan gol pembuka Antonio Conte.

Si Nyonya Tua digdaya dalam pembukaan leg kedua, berhasil unggul 2-0 di 11 menit pertama berkat dua gol Pippo Inzaghi.

Sir Alex mendapati timnya tertinggal 3-1 di agregat dan perlu mencetak tiga gol untuk bisa tetap dalam kompetisi. Dan itulah yang persis terjadi, ketika Roy Keane dan Dwight Yorke menyamakan kedudukan sebelum Andy Cole mengantarkan United ke final dengan gol penentu dramatis di menit 84.

Share Button