Kejadian Unik FA Cup

7-birmingham

Birmingham tidak dilarang berkompetisi di tahun 1922

Dalam salah satu momen yang sedikit berbeda karena administrasi sepak bola, sekretaris klub Birmingham City lupa menerbitkan formulir masuk bagi klub untuk turut serta dalam kontes FA Cup tahun 1921-22. Jadi ketika mereka seharusnya sudah bersiap menghadapi babak pertama bersama dengan 63 tim lainnya, mereka justru mendapati tim mereka dikeluarkan. Meski membuat permhononan kepada komite FA Cup, larangan tersebut tetap dijalankan. Dan Birmingham menjadi satu-satunya klub yang melewatkan kontes FA Cup karena masalah administrasi.

7-hammam

Sam Hammam nyaris memicu kekacauan, 2002

Leeds ada di puncak Liga Primer dan dengan final yang dijadwalkan diselenggarakan di Millennium Stadium, manajer mereka David O’Leary dengan yakin berkata ‘kami akan memulai dan mengakhiri perjalanan turnamen ini di Cardiff’. Ini justru jadi prediksi yang lebih akurat dari yang dia maksud. Ketika tim tuan rumah memenangkan pertandingan 2-1, ribuan fans Cardiff menerobos ke lapangan, mengarahkan pada kontingen Leeds. Fakta bahwa mereka dipimpin oleh pemimpin klub Sam Hammam, mengibarkan sebuah bendera Wales besar, tidak cukup kondusif untuk menjaga kerumuman. Hammam kemudian menggeram O’Leary dengan berteriak kepadanya di parkiran mobil ‘kamu benar tentang perjalanan awal dan akhirmu di Cardiff.’ O’Leary nyaris menyerang, ketika dia ditarik kembali oleh pemimpin Leeds ini.

7-catterick

Harry Catterick gantikan Fred Pickering untuk final 1966

Mantan pemain internasional Inggris Pickering diharapkan akan bermain untuk Everton di Wembley. Tetapi manajer tim Harry Catterick tengah mencari ancaman yang lebih lincah lagi untuk mendobrak lini belakang Sheffield United. Jadi dia memilih Mike Trebilcock (gambar dari tengah), yang pemilihan mendadaknya itu ke tim utama akan membuat namanya selamanya diingat oleh para pendukung Goodison park. Pemain pengganti ini membayar kepercayaan Catterick dengan mencetak dua gol pada situs Ibcbet di internet saat itu. Bukan hanya Catterick yang terus menggunakannya setelah itu. Setelah hanya 11 penampilan untuk the Toffees, dia ditransfer ke Portsmouth. ‘Kami membayar 20.000 pons untuk mendatangkannya dan menjualnya untuk 40.000 pons jadi buat saya memainkan dia di Wembley merupakan bisnis yang baik,’ ungkap Catterick ketika dia pergi.

 

Share Button

Legenda United dari Masa ke Masa

Dari masa ke masa, Manchester United telah menjadi saksi hidup dari tampilnya bakat-bakat terbaik di dunia sepak bola. Dari sekian banyak pemain yang berhasil ditetaskan, di bawah ini adalah 6 orang legendaris para pasukan Setan Merah yang berhasil membuat jejak yang akan selalu dikenang di dunia sepak bola.

rusty: Football Manchester United v Liverpool FA Cup

Peter Schmeichel. Penjaga gawang asal Denmark dengan kehadirannya di kotak penalti yang memberi keamanan kepada tim, Schmeichel merupakan kapten dalam musim luar biasa dalam sejarah treble-winner tim pada tahun 1999. Mencatatkan 292 penampilan dalam delapan musim yang akan selalu diingat.

Bryan Robson. Dikenal sebagai ‘Captain Marvel’, Robson tetap menjadi pemain tengah dengan masa bakti terpanjang dalam sejarah klub setelah bergabung dari West Brom di tahun 1981. Memenangkan dua gelar liga dan tiga FA Cups dan terus menjaga hubungan yang erat dengan klub dan sekarang berperan sebagai Global Ambassador.

PORTUGAL SOCCER CHAMPIONS LEAGUE

Cristiano Ronaldo. Pemain nasional Portugal ini menginspirasi United memenangkan tahta Liga Champions 2008 sebelum meninggalkan United dan pindah ke Real Madrid di tahun 2009 untuk mencatatkan rekor dunia transfer sebesar 80 juta pons. Didatangkan oleh United sebagai pengganti dari David Beckham di tahun 2003.

481278831  Football Manchester United v Aston Villa

Wayne Rooney. Kapten United saat ini, mencetak hat-trick pada debutnya menghadapi Fenerbahce setelah kedatangannya dengan bandrol 27 juta pons dari Everton di tahun 2004. Saat ini dia telah mendekatkan diri dengan catatan gol sepanjang masa Bobby Chartlon dari 249 gol. Sbobet Online .

Football : Manchester United

Eric Cantona. Pemain berkebangsaan Perancis ini, didatangkan dari rival abadi saat itu Leeds pada November 1992, membuktikan dominasi dalam sukses gelar 1993 bagi United dan periode dominasi setelahnya yang dinikmati oleh klub selama dan setelah lima tahun sihirnya di Old Trafford.

Sport

George Best. Mencetak 179 gol dalam 470 penampilan dan mendapatkan julukan ‘El Beatle’ setelah penampilannya menghadapi Benfica di mana dia baru berusia 19 tahun pada tahun 1966. Salah satu dari tiga orang pemain United yang dikenal dengan istilah Holy Trinity, Trinitas Suci, bersama dengan dua legenda lainnya Denis Law dan Bobby Charlton.

 

Share Button

Adidas Brazuca

7-adidas-brazuca

Adidas Brazuca adalah bola resmi pertandingan Piala Dunia FIFA 2014, yang diselenggarakan di Brazil. Bola ini dirancang oleh Adidas, mitra FIFA dan pemasok bola pertandingan resmi Piala Dunia FIFA sejak 1970. Bola itu dibuat dan dipasok untuk Piala Dunia oleh Forward Sports di Sialkot, Pakistan.

Nama dari bola ini diumumkan hari Minggu 2 September 2012. Nama ini dipilih oleh pemilihan umum diselenggarakan oleh Komite Lokal dan Adidas, dengan lebih dari satu juga masyarakat Brasil terlibat dalam pemilihan itu. Nama Brazuca dipilih oleh 77,8% pemilih. Dua pilihan lain yang diberikan: Bossa Nova (14,6%) dan Carnavalesca (7,6%).

Menurut FIFA< istilah Brazuca (teman kami) digunakan masyarakat Brasil untuk menggambarkan kebanggan nasional cara hidup Brasil, dan mencerminkan pendekatan mereka terhadap sepak bola, nama ini melambangkan emosi, kebanggaan dan itikad baik untuk semua. Istilah ini juga digunakan untuk merujuk “Orang Brasil” dan menjadi terkenal di seluruh dunia setelah Piala Dunia.

Bola Brazuca untuk final Piala Dunia Sbobet diproduksi di Pakistan, akan tetapi replika bola dibuat di Cina dan juga Pakistan.

Perusahaan berbasis di China Long Way Enterprise pada awalnya diminta untuk membuat bola tersebut di anak perusahaan mereka Ya York Plastic Products di Shenzhen, Guangdong, Cina. Perusahaan ini sudah terbiasa memproduksi bola Adidas sejak 1997.

Akan tetapi, Long Way tidak mampu memenuhi permintaan tinggi untuk bola itu. Pemasok kedua, Forward Sports (asal Sialkot, Pakistan), didatangkan untuk membantu membuat bola itu. Forward Sports, yang terbiasa bekerja sama dengan Adidas sejak 1995 dan sudah memasok bola untuk Liga Champions dan Bundesliga Jerman, diberikan kontrak oleh Adidas tepat setelah pembuat asal di Cina gagal memenuhi permintaan. Lebih dari 42 juta bola Brazuca dieksport dari Sialkot. Setiap bola akan dijual sekitar US$160.

Adidas mengumumkan Brazuca pada peluncuran tanggal 3 Desember 2013, dua hari sebelum pengenalan bola pertandingan Piala Dunia pada pengundian fase grup Piala Dunia. Peluncuran tersebut berlangsung di Rio de Janeiro. Pada tanggal 7 Desember 2013, Major League Soccer mengumumkan jika bola resmi Brazuca akan digunakan pada MSL musim 2014.

Share Button

Tuan rumah klaim gelar Copa America pertama

7-cile-copa-america

Penyerang Arsenal Alexis Sanchez mencetak gol penentu dalam adu penalti setelah Gonzalo Higuain dan Ever Banega melewatkan dua kesempatan sebelumnya.

Higuain juga melewatkan peluang emas di masa injury-time di waktu normal, tetapi Argentina masih harus menunggu gelar internasional pertama mereka sejak 1993.

Pemain sayap Manchester United Angel di Maria juga terpaksa ditarik setelah 28 menit dengan apa yang terlihat jadi cidera otot di kaki kanannya, tetapi tingkat masalah ini masih belum diketahui.

Cile tengah memburu gelar Copa America pertama, sementara Argentina baru baru mengalami kekalahan di final Piala Dunia menghadapi Jerman nyaris satu tahun lalu.

Peluang pertama didapatkan oleh Cile, ketika umpan silang Eduardo Vargas berhasil mengarah ke Arturo Vidal dari jarak 12 yard, tetapi tendangannya masih bisa dimentahkan oleh Sergio Romero.

Di sudut lain, sundulan Sergio Aguero dari tendangan bebas Lionel Messi masih bisa diselamatkan oleh Claudio Bravo dari jarak yang sangat dekat.

Gelandang Di Maria terjatuh setelah berlari menusuk ke depan membawa bola, dan meski berusaha melanjutkan permainan, dia terpaksa digantikan oleh Ezequiel Lavezzi.

Di penghujung babak pertama, pemain pengganti Lavezzi melesatkan tembakan dari jarak 12 yard, tetapi tendangannya hanya mengarha lurus ke Bravo.

Babak kedua minim peluang hingga 10 menit terakhir berjalan. Pertama, tendangan voli Sanchez dari jarak 15 yard melesat tipis di gawang Sergio Romero, tetapi Argentina justru mendapat peluang emas di injury time.

Pastore menusuk dari sisi kiri ketika Argentina berhadapan dua lawan dua menghadapi pertahanan Cile, dan meski pemain pengganti Higuain berada di posisi yang pas untuk menyambut bola rendah, tendangannya hanya bisa melebar dari jarak dekat.

Setelah babak tambahan waktu, kontes harus diputuskan lewat drama adu penalti, dan lagi-lagi Higuain berkontribusi dalam kegagalan Argentina.

Matias Fernandez, Messi dan Vidal memberi keunggulan 2-1 bagi Cile, sebelum Higuain melesatkan tembakan yang melambung tinggi di atas mistar. Charles Aranguiz membuat kedudukan 3-1, tetapi tendangan Banega berhasil dihentikan oleh Bravo.

Sanchez mengambil kesempatan dan memenangkan drama ini untuk Cile, setelah membuat Romero bergerak ke arah yang salah.

Share Button

Brasil tarik permohonan banding Neymar

5-neymar-copa-america

Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) telah memutuskan untuk menerima hukuman yang membuat bintang Selecao ini absen dalam sisa turnamen.

Brasil akan melanjutkan perjalanan Copa America mereka tanpa bantuan Neymar setelah keputusan untuk menarik permintaan banding mereka terhadap larangan empat pertandingan pemain ini.

Kapten Selecao ini diberikan hukuman pada hari Jumat lalu terkait kekalahan Grup C 1-0 hari Rabu sebelumnya dari Kolombia, di mana dia dihadiahi kartu merah langsung setelah pluit panjang, setelah sebelumnya menerima kartu kuning kedua dalam turnamen ini di awal babak pertama.

Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) telah memilih untuk berusaha menerima hukuman yang menyebabkan pemain 23 tahun ini keluar untuk sisa turnamen di Cile.

“Setelah sebuah pertemuan yang berlangsung hari Minggu malam antara Neymar dan staf pelatih Brasil, diputuskan bahwa CBF akan menerima keputusan Conmebol yang menghukum pemain selama empat pertandingan dank arena itu mengakhiri perjalanan dia di Copa America,” sebuah pernyataan berbunyi.

“Staf pelatih Brasil sangat menyesal atas kehilangan dari pemain penting lainnya untuk kompetisi tahun ini.

“Neymar akan meninggalkan perwakilan Brasi yang terpusat di Sheraton Hotel di Santiago hari Senin ini.”

Juara dunia lima kali ini lolos ke perempat final sebagai pemenang Grup C hari Minggu lalu setelah mengalahkan Venezuela 2-1 di kota Santiago, dengan Neymar yang hanya mampu menonton dari tribun penonton.

Tim asuhan Dunga sekarang akan menghadapi runner up Grup B Paraguay dalam petandingan perempat final yang akan diadakan hari Sabtu nanti, sebelum potensi bertemu dengan Argentina di empat besar, dengan tim asuhan Gerardo Martino yang masih harus berhadapan dengan Kolombia di hari Jumatnya.

Setelah mengilhami kemenangan pertama Brasil di kompetisi ini, Neymar gagal mengulangi penampilan apiknya saat menghadapi lini pertahanan rapat Kolombia. Beberapa momen frustrasi sempat tertangkap kamera hingga puncaknya terjadi saat pluit panjang dibunyikan.

Neymar tertangkap dengan sengaja menendang bola ke arah salah satu pemain Kolombia dan insiden tersebut membuatnya langsung menerima kartu merah.

Share Button

Brasil harus belajar bermain tanpa Neymar di Copa America

7-brasil-neymar-copa-america

Pelatih Selecao ini harus menghadang Venezuela dalam pertandingan grup C Copa America terakhirnya tanpa penyerang bintang kesayangannya setelah dia dikeluarkan wasit dalam pertandingan menghadapi Kolombia.

Bos Brasil Carlos Dunga telah mengaku bahwa timnya perlu belajar untuk bermain tanpa Neymar setelah kartu merah pasca pertandingan yang diterima penyerang subur ini dalam kekalahan 1-0 dari Kolombia.

Penyerang Barcelona ini diganjar kartu merah ketika sebuah insiden yang melibatkan Jeison Murillo dan Carlos Bacca memuncak setelah wasit meniupkan pluit panjang, insiden yang juga membuat pemain Sevilla, Carlos Bacca, juga dikeluarkan wasit.

Berbicara kepada media setelah pertandingan pelatih ini juga menyatakan bahwa mereka harus mencari cara untuk mengatasi kehilangan dari pemain bintangnya ini.

Katanya: “Saya harus menunggu sampai besok untuk mulai memikirkan cara kami bermain. Kami pernah bermain tanpa Neymar [dalam kemenangan 2-0 atas Meksiko] dan kami harus siap, kami punya satu tim.

“Kami ingin sekali bermain dengannya tetapi tidak mungkin jadi kami harus menemukan cara untuk mengatasinya dan menyelesaikan masalah ini.”

Dunga juga melayangkan komentar terkait pendekatan permainan yang dilakukan Kolombia dan mengungkapkan pendapatnya bahwa wasit tidak cukup bisa mengendalikan pertandingan.

Dia menambahkan: “Saya juga harus melihat gambar-gambarnya. Dalam momen yang membingungkan saya tidak melihat terlalu banyak. Beberapa hal terjadi di luar kendali kami.

“Sayangnya, wasit tidak tahu cara mengendalikan pertandingan. Ada sejumlah permainan keras seperti pertandingan menghadapi Kolombia.”

Hasil kekalahan 1-0 ini juga jadi kekalahan pertama Dunga sejak kembali melatih dan membuat Brasil berada tiga angka dari dua pertandingan Grup C jelang pertandingan final mereka dengan pemuncak klasemen yang secara mengejutkan dipegang oleh Venezuela.

Brasil jadi salah satu favorit juara Copa setelah Argentina. Namun, dengan hasil mengecewakan di pertandingan kedua menghadapi Kolombia tersebut, mereka masih memerlukan satu kemenangan di partai terakhir nanti untuk memastikan mereka lolos secara otomatis ke fase selanjutnya Copa America 2015 di Cile.

Share Button

Brasil berhasil kalahkan kesulitan saat hadapi Peru di Copa America

 

Pemain Barcelona ini sekali lagi menjadi pembeda bagi tim nasionalnya, mencetak satu gol dan menciptakan satu assist lainnya untuk memberikan awal sempurna bagi the Selecao.

Neymar senang ketika Brasil berhasil mengatasi laga pembuka Copa America 2015 mereka yang menyulitkan dengan kemenangan 2-1 atas Peru di Temuco.

Christian Cueva menggemparkan tim asuhan Dunga dengan gol pembuka cepat di menit ketiga, tetapi the Selecao merespon dengan baik melalui sundulan keras dari kapten mereka selang dua menit kemudian.

Neymar kemudian memainkan satu peran penentu dalam gol kemenangan, mengirimkan assist cerdik bagi Douglas Costa di pertambahan waktu babak kedua, dan pemain subur Barcelona ini bersikeras bahwa mempertahankan tiga angka adalah yang terpenting.

“Pertandingan debut ini sulit karena pertandingan ini, rivalitas antar benua, dan semuanya,” ungkapnya kepada Globo setelah pluit panjang dibunyikan. “Tetapi kami berhasil mencuri kemenangan, yang merupakan tujuan kami.”

Penyerang berusia 23 tahun ini sekarang jadi pencetak gol terbanyak kelima dalam sejarah Brasil dengan total 44 gol untuk negaranya ini, yang juga berbagi tempat teratas di Grup C bersama Venezuela setelah kemenangan mengejutkan lainnya 1-0 atas Kolombia di hari yang sama.

“Saya ingin terus mencapai rekor-rekor dengan gol, umpan, apa pun itu. Semua berhasil, dan saya nyaris mencetak gol kedua. Saya gagal memanfaatkan tendangan itu tetapi gol berikutnya akan datang,” tambahnya.

Douglas, yang tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua berhasil mencetak gol internasional pertamanya, memuji kerja keras Neymar dalam proses terciptanya gol tersebut, yang dia anggap tiba di saat waktu yang sangat tepat.

“Saya berhasil menguasai bola dengan umpan yang sangat akurat dari Neymar dan menyelesaikan gol,” ungkap kepada wartawan. “Hal yang paling penting adalah gol tersebut datang ketika tim membutuhkannya, dengan pertandingan yang berlangsung imbang saat itu.”

Selecao akan kembali beraksi hari Rabu setempat, ketika mereka menghadapi Kolombia di Santiago untuk sebuah pertandingan ulangan perempat final Piala Dunia 2014.

Share Button